9.02.2008

Taliban Mengancam Menyerang Logistik Vital NATO



Mujahidin Taliban menggunakan taktik gerilya sejak beberapa tahun lalu, mereka membajak atau menghancurkan truk-truk besar yang merambat di jalan sempit yang membawa logistik tentara kafir, lalu menjualnya di pasar lokal untuk membiayai serangan-serangan baru.


Seorang anggota suku di wilayah Khybar yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan telegraf yang dikirim minggu menyebutkan tentara Pakistan telah gagal mengendalikan pass (pintu masuk).

“Kalian lihat, kendaraan-kendaraan yang dihancurkan oleh roket-roket di sisi jalan,” ia berkata “rongsokan dari kendaraan tersebut tidak akan lama berada di sana. Para tentara akan membersihkannya seakan-akan tidak terjadi apa-apa dan mereka masih memegang kontrol. Padahal mereka telah diambang kekalahan.” Lanjutnya.

Banyaknya serangan terhadap konvoi suplai untuk militer, selalu dirahasiakan oleh militer. Di tahun ini saja, sedikitnya 42 tangki minyak telah dihancurkan oleh kelompok mujahidin Taliban.

Sekitar 70 persen bahan bakar, pakaian, dan makanan yang dibutuhkan tentara NATO diangkut oleh truk-truk besar melalui Pass Khybar, satu rute perjalanan yang panjang dari Pakistan menuju Kabul, yang dimulai dari pelabuhan Karachi di Pakistan.

Rute tersebut terlalu beresiko untuk mengangkut perlengkapan perang dan senjata-senjata. Ada harapan bahwa tentara Rusia dapat membantu NATO melindungi suplai logistik tersebut sampai ke tempat tujuan dengan selamat. Tetapi kini, tentara Rusia sedang berkonsentrasi dengan perang di Georgia.

“Jika NATO kehilangan kontrol, mereka harus menemukan jalur baru,” ujar Mathew Clements, analis Eurasia. “Tetapi rute lain akan lebih sulit dan lebih mahal. Hal itu akan mengganggu kelancaran operasi militer mereka.” Jelasnya.

Hasil rampasan yang kemudian di jual di pasar Peshawar, yang berisi peralatan dan seragam-seragam militer AS secara terbuka dipajang untuk dijual.

Taktik Mujahidin Taliban serupa dengan gerilya-gerilya yang dilakukan mujahidin pada tahun 80-an untuk menyerang konvoi suplai Tentara Soviet.
Sumber Arrahmah.com

8.29.2008

Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan



Selain memerintah shaum, dalam menyambut menjelang bulan Ramadhan, Rasulullah selalu memberikan beberapa nasehat dan pesan-pesan. Inilah ‘azimat’ Nabi tatkala memasuki Ramadhan.

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.



Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).

7.19.2008

Mujahidin Taliban Berhasil Kuasai Kabul Kembali


Kunar, afghanistan (armnews) - Taliban diberitakan telah membebaskan empat distrik di propinsi Kunar. Menurut pejabat rezim Karzai, Jalal Jalal, Mujahidin Imarah Islam Afghanistan telah mengambil alih kontrol distrik Bargi Matal, Ghaziabad, Langham dan Chappa Dara secara total.



Jum'at 18 Jul, 12:42 PM

Laporan dari pejabat rezim Boneka Karzai, Taliban memulai penyerangan pada tanggal 8 Juli. Mereka melaporkan serangan ini ke Kabul untuk meminta bantuan akan tetapi tidak mendapatkan respon dari Kabul, kata pejabat setempat. Pendukung Karzai pun melarikan diri dari Kunar.

Di propinsi sebelah Nuristan, pertempuran antara tentara Karzai dan Mujahidin Taliban masih berlangsung, dan sudah memasuki hari kelima. Menurut sebuah laporan, distrik Mum juga sudah dibebaskan oleh Mujahidin.
Pada Malam 13 Juli, Mujahidin Taliban memborbardir markas militer Amerika di propinsi Nuristan, sebelah utara Afghanistan, menggunakan roket-roket. Menurut laporan NATO dan pasukan penjajah, sembilan tentara Amerika tewas dan limabelas lainnya luka-luka.

Sedangkan dari Helmand, situasi disana sekarang tambah rumit, tentara Karzai melaporkan para pejuang Taliban sudah memasuki wilayah Helmand.

Pejabat resmi mengatakan bahwa Taliban sudah hampir mendekati ibukota Afghanistan. Kabul mungkin akan dikepung, NATO dan pemerintah Afghan mengakui itu.

Sedang laporan dari kelompok Mujahidin, mereka dengan pelan-pelan bergerak didekat Kabul di propinsi Loghar, Maidan Wardak, Kapisa, Parwan dan Laghman.

Radio lokal mengindikasikan bahwa jumlah Mujahidin sekarang terus bertambah. Di propinsi sebelah timur negeri itu muncul dua kelompok baru dan kedua kelompok itu telah bergabung dengan Taliban :

"Jamaatul-dawa-al-suna" dan "Ahadis". Dengan anggota utama orang-orang dari Uzbek dan Arab. Rezim Karzai percaya bahwa pemimpin kelompok Pergerakan Muslim Uzbekistan, Tahir Yuldashev ada di belakang kelompok tersebut. (prince/muslimdaily/kc/bbs)